Beranda

Jumat, 30 November 2012

"saya debu, yang berusaha menjadi pasir"

^bacalah.lalu berikan saya sihirmu^

malam. hujan.
seharusnya saya bisa terbang kapanpun,
asal hari cerah, berawan, berangin, dan tidak gerah.

seharusnya saya bisa pergi kemanapun,
tanpa terhalang oleh pagar, rerumputan, batang pohon, atau alang-alang malang.

semestinya saya bisa menetap dimanapun,
tanpa hiraukan teriakan tanah, oksigen, dan para petani sayur,
yang selalu menyuruh saya untuk tinggal.

malam.hujan.
semestinya saya dapat hidup dengan mudah,
jika petir tak menyadarkan saya,
bahwa saya ingin jadi seperti pasir.

.ingin menjadi pasir.
cita-cita sederhana,
dan saya tahu itu.
padahal menjadi saya sudah
.hebat.
terbang walau tanpa sayap,
singgah walau tak berumah,
dan mengunjungi semua tempat yang saya idamkan,
[sendiri atau berpasangan]
*suatu saat nanti*

tapi dengan menjadi pasir,
saya pasti bisa bertahan walau terbang dalam cuaca apapun,
pasir tidak akan menjadi lembek jika terkena air,
pasir akan selalu mempertahankan bentuknya sekuat dia mampu,

dan yang saya tahu,
menjadi pasir itu,
berarti menjadi kuat.

ahh,
apa pasir juga sering menangis seperti saya?
mungkin tidak,
tapi kalaupun iya,
...

"saya tetap ingin seperti pasir yang kuat"



1.54 
pagidinihari.adaapaini.tibatibasaya.hanyainginmenangis. 
hanyainginmenangissaja.takberalasan.
inginmenangis.
inginmenangis. 


repost 20112010 

 

Rabu, 28 November 2012

FPSB UII Adakan Pembekalan bagi Alumni

Written by Widodo Hesti Purwantoro   
Monday, 26 November 2012 11:17
in yellow shirt is me xD

Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya Universitas Islam Indonesia kembali mengadakan pembekalan calon alumni FPSB UII, Jumat, 23 November 2012 di R. Auditorium. Pembekalan disampaikan langsung oleh Dekan FPSB UII, Sus Budiharto, S.Psi., M.Si., Psikolog yang baru saja pulang usai menunaikan ibadah haji. Dalam pesannya, Pak Sus berharap agar para alumni senantiasa menjaga ketaatannya pada Allah SWT, pada Rasul, dan pada orangtua. Selain itu, pak Sus juga meminta para alumni untuk taat pada utusan Allah SWT yang ditemui para alumni setelah lulus, baik berupa nasehat yang disampaikan oleh seseorang yang sudah dikenal sebelumnya ataupun nasehat dari orang-orang yang tidak dikenal. Karena boleh jadi mereka adalah malaikat yang diutus oleh Allah untuk menyampaikan sesuatu yang hadir dalam wujud manusia.
Dalam kesempatan tersebut, Dekan FPSB UII juga memberikan penghargaan berupa sertifikat kepada para lulusan terbaik. 



Resensi : Putri Hujan & Ksatria Malam


Judul : Putri Hujan dan Ksatria Malam (2nd novel of Lukisan Hujan)
Pengarang : Sitta Karina
Penerbit : Terrant Books
Cetakan : ke-1, 2010
Tebal : 360 halaman

"Semakin berat perjuangan yang harus dilalui, semakin berharga kebahagiaan yang kita raih pada akhirnya." (Bianca Hanafiah)

Gudnaiitt blogreads ^o^

Yuhuuu.. saya baru saja menyelesaikan sekuel Lukisan Hujan, buku kedua dari dwilogi Lukisan Hujan milik Sitta Karina.
Dari awal sampai akhir baca buku ini, sangat khas gaya Sitta bercerita (apalagi jika dibandingkan dengan novel Sitta yang lain, Aerial misalnya). Settingnya selalu digambarkan detail, dan pasti alur ceritanya terdapat sebuah kematian, yang -untungnya- diakhiri dengan happy ending.

Cerita dimulai tentang kehidupan Sisy di San Fransisco -Frisco-, yang awalnya tenang-tenang saja sebelum kedatangan Diaz -mantan pacarnya di Jakarta-, dan pertemuannya dengan Finist -sahabat masa kecilnya-. Setelah pertemuannya dengan kedua orang yang sama-sama pernah berarti dalam kehidupannya, membuat hidupnya tidak seperti biasanya, mencekam, dan mengerikan. Dia seperti dikelilingi oleh para mafia yang selalu menguntitnya dan berusaha mencelakakan satu sama lain.

Alur dari novel ini sangat complicated dan bikin penasaran. Mulai dari hubungan antara Nara Hanafiah -saudara Diaz- dengan Heinrich -kakak Finist-, atau cerita cinta masa lalu Christopher Hanafiah dengan Aki yang menjadi cinta segitiga dengan Kei. Kekaguman Bianca Hanafiah dengan Kei. Cinta diam-diam Kayo -sepupu Kei dan juga bos Chris- terhadap Chris. Misteri hubungan Diaz dan super model Freya, dan yang paling seru serta menegangkan adalah perebutan cinta antara Diaz Hanafiah, Finist Von Stonheim, dan Sisy yang bertaruh dengan nyawa.
Ada juga adegan mengharukan tentang pengorbanan seorang sahabat Finist, Lucca, yang rela mati demi melindungi Finist dari berondongan tembakan kakaknya sendiri. Soswit! :p

"Dunia tidak berhenti begitu saja ketika orang yang kita cintai meninggal. You have to be strong. You have to move on. Daripada menangisi kenangan indah, mengapa tidak menyimpannya dalam hati--dalam sudut paling sakral di dirimu?" (halaman 260)

Minggu, 25 November 2012

Kreasi Unik Sayur dan Buah

Iseng-iseng googling, dan nemuin posting bagus tentang sayuran, buah, telur, dan roti unik yang dibentuk lucu-lucu, hihihihi. Cek ya, sumpah lucu banget! xD
Seribu jempol deh buat kreatifitas kayak gini d(^o^)b

Source : kreasi-sayur
Tomat & Bunga Kol

Apel
Kubis

Bunga Kol Panggang :9

Assalamualaikummmm blogreaderssss *teriak-teriak pake pom-pom* :p

Ihh, belum-belum udah ketemu weekend lagi, terus besok udah Senin lagi. hufh... Udah lama banget ya nggak cuap-cuap di blog, sekedar basa-basi atau buang sampah, hihihhi.. *pasti pada kangen kan?*

Rasa-rasanya, hari Minggu ini aku kepengen banget berlalu dengan lambat. Tapi sayangnya doaku belum didengar. Sekarang udah masuk sore, dan besok sudah berganti hari. Kenapa sih? Soalnyaaaaaa... besok aku mesti datang ke panggilan wawancara direksi. Yup! Aku *finally* udah coba-coba cari kerja, dan masuk sampai tahap terakhir. Terharu. Padahal sebenarnya aku nggak terlalu paham sama bidangku, selama kuliah aku ambil klinis, dan sekarang aku mendaftar di bagian industri. But, i just wishing the best result, Bismillah. Kalau memang kali ini jadi rejeki, semoga didekatkan. *Amin*

Ini nih salah satu kejelekan yang aku punya. Aku itu, nggak kuat sama yang namanya cemas. Contohnya kalau mau wawancara gini, deg-degannya udah sejak sehari sebelumnya. Dan itu lama-lama rasanya jadi sakit banget *agak alay sih ya :p*. Nah, disini ini yang kadang bikin aku nyerah sebelum mencoba, huhuhu... Aku lebih gampang kalah sama rasa gugupku daripada menghadapinya. Tapiiiii, aku selalu dalam proses membunuh kecemasanku kok. hihihihi... Kalo mau tau caranya, aku sendiri juga nggak terlalu ahli.

Intinya, kita cukup mensugesti diri sendiri. Tanamkan pikiran-pikiran positif dan bayangkan hal-hal baik yang akan menimpa. Optimis. Tapi jangan berlebihan. Tetap bersiap untuk kemungkinan terburuk, tapi yakinlah itu menjadi hasil terbaik yang sudah ditetapkan Tuhan. Gimana? *aduuuhhh, bijak banget eke hari ini, hahaha*

Eh, hari ini menu makan siangku unik lohhhh *pamer*, xixixixi ;p
Kebetulan, kompor yang buat masak nggak bisa nyala (karena minyak tanahnya habis, ibuku belum berani masak pake kompor gas (-_____-")). Nah, kompornya berhenti nyala waktu ibuku belum selesai acara goreng-menggorengnya. Alhasil, gorengan yang belum matang, dipindah di oven, terus dipanggang deh.
Jadi, hari ini menu makannya adalah tempe panggang dan bunga kol panggang! Apapun. kalo masakan ibuk mahhhh, uda jagoan, nendangg yummmy!!! hihihii.. nyam!

Oke, doakan saya ya blogreads, semoga hasil wawancara besok memuaskan, dan tidak mendapat pertanyaan yang aku belum tau jawabannya, Amin10000x.

Terakhir, jangan lupa sering-sering mampir yaa berkunjung ke #hujansecangkir :))
Tampilannya agak dipersempit sedikit, biar lebih enakan bacanya. Hihihihi... maklum masih amatir, jadi masih sering coba edit-edit biar lebih enak tampilannya.
Salam berharap hujan dan kesuksesan,
Cao! (^o^)9

Opera Rindu = Sabun Merah



Babak belur.
Adegan itu terjadi berulang,
Menohok, menusuk, dan terakhir bagaikan tersiram air raksa,
Mati rasa.

Dalam hitungan 5 hari sekali,
Sabun merah selalu berganti,
Aroma semerbak wangi,
Dari sabun merah slalu melingkupi,
Walau sabun tlah berganti warna warni,
Jelas, di kamar mandi.

Sabun merah bebal.
Tak ingin diduakan, slalu berusaha menyisakan segaris,
Merelakan secuil, gratis,
Untuk ditinggalkan dalam sekotak kecil didinding,
Bak selebritis, anggun dan manis.

Bayangkan, ketika sihir merubah sabun merah seperti gumpalan, yang berdegup sensitif layaknya kulit, tanpa meraba bisa merasa.
Yang membandel bagai noda yang terus menempel walau tlah dibasmi.
Yang tersisa rapi tak pernah luntur meski masuk loundry.

Percayakah, ketika tersebut sabun merah layaknya rindu, melebam, merona, menemukan sendiri caranya,
Menepis asa, walau nyatanya tak kunjung bersama.
Rindu yang entah bagaimana,
Persis sabun merah yang menanti rasa.

Opera usai, tapi rindu terus tertuai.
Apa mau dikata?


repost11022012

Jumat, 23 November 2012

Anjing & Sikat Gigi (Analogi Jodoh)


 
Cinta itu seperti anjing,
terkadang di belai dan dijaga sebegitu rupa,
karena begitu lucu dan menggemaskan,
tapi kadang lain, akan sebegitu sering diumpat,
karena begitu menyebalkan dan berak sembarangan..

Jodoh itu seperti penutup kepala sikat gigi,
transparan, menjunjung tinggi keterbukaan,
berfungsi menjaga kepala sikat dari kuman nakal,
dan akan begitu aman ketika pemilik sikat,
sudah menutup dengan benar,
sampai terdengar bunyi "klik!"

Banyak orang bilang dalam pernikahan itu,
kadang kala butuh cinta, dan takdir jodoh dari Tuhan,
Jadi pernikahan itu,
sejatinya seperti anjing yang sedang belajar dan bermain dengan tutup kepala sikat!
macam lotre,
untung rugi,

lalu?




 repost25022012

Rain Cloud