Lagi-lagi menyapa di dini hari yang sepi :(
Hello! Happy Ied Mubarrak 1437 H yah teman maya, semoga amal ibadah kita selama ini diterima, menjadi makhluk yang lebih baik dan lebih taat lagi, aamiin ^^
Mengapa saya memutuskan untuk sapu-sapu blog? karena saya mulai berpikir bahwa saya butuh untuk kembali menulis. Butuh ruang untuk mengungkapkan apa yang menari dipikiran, yang menuntut untuk dicurahkan, yang semuanya tidak bisa saya publish begitu saja di facebook atau instagram saya. Blog adalah jalan paling aman yang saya bisa lakukan atau saya akan gila, wkwk. *Naudzubillah*
Saya berharap, sekarang saya bisa lebih bijak menggunakan blog, bisa istiqomah *ceileeh..
Setidaknya, apa yang saya tulis, meski belum tentu ada yang membaca, bisa tetap bermanfaat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Hihi, akhir kata, doa dari seluruh warga maya sangat saya butuhkan demi keberlangsungan blog reborn yang akan saya canangkan secepatnya ini. AZAZAZA FIGHTING! ~~~\o/
Permasalahan pertama yang saya dapatkan baru saja, harus menulis apa saya setelah inii? aaaaaaa helep helep! Oke, perlahan-lahan akan saya pikirkan. Seperti tips saya beberapa tahun lalu, untuk memulai ajeg dalam membuat postingan adalah tulislah apapun yang saya suka. Oke. akan saya coba terapkan, hihi.
See you in next post everyone, I WOLF YOU, RAWR!
Tampilkan postingan dengan label Hallo Me. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hallo Me. Tampilkan semua postingan
Kamis, 07 Juli 2016
Sapu-Sapu BLOG! :)
Label:
Hallo Me
Selasa, 05 November 2013
Menyapa Tuhan Kepagian :')
Selamat pagi Tuhan :)
Hahaha, Kamu tau, aku lagi-lagi menangis. Ini sudah hari ketiga, rekor pertama Tuhan, tiga hari berturut-turut. Entah, aku selalu nyaman bila harus mengingatMu disaat seperti ini. Bukan, bukan berarti aku hanya mengingatMu waktu sedih datang saja. Aku hanya lebih bisa merasakan pelukanMu yang begitu dekat, sejengkal saja, walau tak kasat mata :')
Oh iya, Aku sudah membuatMu bangga kah? Atau masih belum? Ini bagian paling susah Tuhan. Sebagai sosok wanita yang Kamu ciptakan, aku belum bisa menjadi sekuat yang Kamu harapkan. Jelas, hatiku tidak kekar, tampungan air mata juga tak cukup besar, apalah lagi yang bisa kulakukan selain menampungnya diluar?
Kemarin, Aku merindukanMu. Amat sangat. Melihat awan yang tak berbatas, lautan yang begitu luas, deburannya yang merdu, sawah hijau yang terlihat megah, diakhiri dengan hujan yang menggeliat perlahan tapi deras. Aku berada diantara mereka, Tuhan. Aku merasakan lagi-lagi Kau begitu dekat. Hahaha, itu pasti bentuk antisipasiMu kan, karena tahu sesaat lagi aku akan mengingat masa-masa menyakitkan yang pernah ada?
Iya, kamu selalu benar, Tuhan. Aku mengingatnya. Semua. Terlihat jelas. Terasa nyata. Semua. Dan saat itu Kamu lagi-lagi memintaku untuk memaafkan kan? Iya, aku selalu berusaha kok. Percaya saja.
Aku banyak bersyukur kemarin, untuk segala hal yang kujumpai sepanjang jalan. Aku sedang belajar Tuhan. Tentang keikhlasan, penerimaan, dan belajar untuk lebih kuat dari sebelumnya. Harus. Bukankah kataMu aku harus sedikit menyayangi diriku? Hehehe. Nanti, kelak jika aku sudah berhasil menguasai ikhlas dan lebih kuat, Kamu harus janji akan memberikan senyumMu saat aku bertemu denganMu ya?
Yasudah, sudah hampir jam tiga. Aku sudah harus menghampiri tempat tidurku walaupun aku masih ingin terjaga menyapaMu. Terimakasih ya, untuk dua puluh tiga tahun selama ini, Terimakasih karena telah melimpahkan banyak orang baik untuk menjaga. Terimakasih untuk kasih sayang yang begitu hebatnya.
Selamat Pagi, Tuhan :)
Jangan pernah lelah mengingatkanku untuk selalu merinduMu,
Aku menyayangiMu, teramat sangat.
Label:
Hallo Me
Selasa, 29 Oktober 2013
Jalan Pulang, Bertiga :)
"Nanti kalian harus mengantarku ke bandara kalau aku udah nggak bakal balik ke Jogja lagi." Kalimat itu selalu diulang olehnya, apalagi sejak kami mulai dihadapkan dengan tugas akhir, kalimat itu makin sering saja ia kumandangkan.
"Kamu bakal balik, Jogja kan ngangenin. Ada aku juga." Jawabku bercanda kala itu. Tidak terlalu kupikirkan, karena aku tahu kami masih akan lama terpisahkan.
Sayangnya waktu tidak punya toleransi. Terus berlalu, jahatnya, lebih sering tidak kami sadari. Tugas akhirku selesai, disusul dia, lalu Faa. Kami semua akhirnya bertoga. Dan takdir mulai membayangi perpisahan kami yang sebentar lagi akan terealisasi.
Besok Selasa aku pulang.
Isi pesan singkatnya itu akhirnya menyadarkanku. Kami tidak mungkin bisa bertemu lagi setiap hari. Aku tersenyum, sambil ingin menangis. Teringat lima tahun lalu. Teringat segala yang hal pernah kita alami. Teringat berbagai kejadian konyol tapi mengharukan yang selalu kita bagi. Bertiga. Aku, kamu, dan Faa. Teringat tentang kami.
Kamu pernah bilang, dimanapun kita semua berada, walaupun di tempat yang berbeda-beda, kita tetap bersama. Tidak akan pernah ada yang lupa arah menuju hati masing-masing.
Selasa sore itu, aku dan Faa menghampirimu, ditempat yang memang selalu kamu deklarasikan, tempat terakhir dimana kita akhirnya bisa berpelukan lama. Lagi-lagi bertiga. Sambil menunggu pesawat tiba, kita menghabiskan waktu dengan bercerita nostalgia. Sesekali tertawa.
"Baik-baik ya. Sukses buat kita semua. Kabarin kalau ada apa-apa". Itu, salah satu kalimat terakhirmu yang kuingat sebelum akhirnya kamu meninggalkan lobi bandara.
Itu beberapa bulan yang lalu.
Kamu tau? hari ini aku terasa sangat merindukanmu, merindukan Faa, merindukan kita. Kita yang akhirnya jelas sekali berjauhan mata.
Kalian baik-baik saja kan disana? Semoga kalian selalu dilimpahi bahagia ya, dan semoga Tuhan segera memotong jarak agar kita dapat cepat bersua :')
Dulu mungkin aku sempat lupa, lupa mengucapkan terimakasih dalam bentuk kata. Padahal kebaikan kalian padaku begitu besar sebesar dunia. Sekarang, terimakasih ya :)
Dimanapun kalian saat ini, kita tidak akan pernah lupa jalan pulang kan? Jalan pulang untuk saling mengunjungi. Jalan pulang untuk menjadi kembali tiga suatu hari.
Salam dariku, yang sedang meraba jalan pulang, penuh kecup palsu,
Label:
Hallo Me,
Tentang Rindu
Senin, 16 September 2013
Aku Kidal
AKU KIDAL!
Aku tidak pernah menutupi soal kekurangan ini. Aku kidal. sudah sejak kecil, sejak awal mula aku bisa memegang sesuatu. Sejak awal aku belajar mengaktifkan tangan-tanganku. Bukan salah siapa-siapa. Orangtuaku bahkan sudah berusaha begitu keras untuk mendidikku agar aku bisa seperti yang lain, bertangan kanan sehari-harinya. Tapi nyatanya tidak semudah yang diharapkan. Aku berujung tetap menjadi si Kidal. Yang jelas yang aku tau aku tidak diajarkan untuk berkidal dalam hal kejahatan, keburukan, dan kriminalitas. Selesai.
Sayangnya, hidup tidak seramah itu. Tangan mengundang banyak perhatian ketika harus memasuki dunia pendidikan. Tangan seolah-olah menjadi satu-satunya fokus yang ingin selalu dikritisi. Beruntungnya, aku kidal. Dan dipaksa untuk menjadi pusat perhatian. Sejak sekolah dasar sampai tingkat lanjut, semua komentar.
Aku sudah cukup kenyang. Mulai dari demam berhari-hari, tekanan dari sana sini, sindiran, dianggap tangan kotor, dan ahh suruhan-suruhan yang kadang aku rasa kurang sopan. Tapi saat itu aku selalu percaya seiring waktu, orang akan memandang positif kekurangan ini. Ataupun tidak, setidaknya mereka tidak akan berkomen sinis atau memandang sambil memicingkan mata.
Aku salah. Hari ini opini itu runtuh. Ternyata umur tidak menjanjikan apapun untuk mengubah sudut pandang seseorang. Berada di lingkungan kaum intelektual tinggi justru itu terjadi. Padahal seseorang yang menegur itu sudah selesai disertasi, tapi ternyata untuk urusan tangan saja kritisasinya masih tidak ilmiah. Membawa-bawa tuntutan agama seakan aku pendosa kelas kakap.
Oke, hentikan. Aku malas membicarakan orang yang sudah menghina, biar itu jadi urusan dia dan pertanggungjawabannya kedepan.
Aku cuma ingin sedikit klarifikasi, bahwa kepribadian, sifat seseorang, tidak selalu, dan bukan satu-satunya ditentukan dari penggunaan tangan kan? Jadi jangan sekali-kali memvonis sesuatu yang belum pasti.
Dua, aku dan kamu, kita, kalian, masing-masing punya kekurangan dan kelebihan yang Tuhan sudah tetapkan. Tugas kita itu menerima, ikhlas, dan selalu memperbaiki diri. Setelah sekian lama banyak diperlakukan macam-macam terkait dengan ke-kidal-an, jadi aku bisa membedakan mana pertanyaan yang tulus, yang benar-benar tidak tahu, yang menghujat, atau memuji. Jadi, jangan salahkan jika suatu saat kita bertemu, dan aku mengabaikan kalian karena kalian tidak menyukai kidal-ku. Aku tidak pernah marah dengan semua perlakuan orang terhadap tanganku. Aku hanya lebih nyaman untuk mengabaikan mereka :)
Ini aku sertakan sedikit bukti bahwa kidal memang suatu kekurangan, tapi bukan keburukan.
ini yang artikel internasional, pembahasan mereka justru berbanding terbalik dengan yang disampaikan yang mulia pak dosen di sekolah :)
Semoga bisa dimengerti.
Sejauh ini aku baik-baik saja meski aku kidal.
Label:
Cerita Punya Makna,
Hallo Me
Minggu, 15 September 2013
Aku Takut Mati, Tapi Aku Mau
"Gerimis, faa." kataku malam itu. Ketika lampu sorot sejenak memperlihatkan keanggunan rintikan air yang turun menjadi berwarna ungu. Aku diam, fokus ke depan, melihat tampilan salah satu kelompok akustik yang sedang bermain di depan.
"Coba deh kamu lihat ke atas." balasnya. Aku mendongak.
Awalnya aku tak mengerti. Tapi kucoba sebentar lagi. Melihat awan yang tanpa bintang, tidak kelam tapi jingga. Membiarkan muka dihela tetes air lembut.
"Gimana, enak kan?" katanya lagi, menanyakan reaksiku yang sudah cukup lama tak berkata.
"Aku jadi kepengen nangis, faa." kataku pelan. Sambil tertawa sedikit.
Faa tahu aku menyukai hujan, mencintai hujan. Tapi baru kemarin aku paham satu lagi bagaimana cara sederhana menikmatinya. Faa yang mengajarinya. Cukup berani berdiri dibawah hujan, dongakkan kepala ke atas, dan ingatlah apa yang ingin kamu ingat. Marahlah untuk sesuatu yang kamu ingin marah. Keluarkan segala yang kamu rasakan. Cukup dengan pejaman mata, dan semua akan tersampaikan pada Tuhan dengan sempurna :)
Label:
Cerita Punya Makna,
Hallo Me
Jumat, 06 September 2013
INGIN MAU BISA TIDAK!
TIDAK INGIN
TIDAK INGIN
TIDAK INGIN
TIDAK INGIN
TIDAK MAU
TIDAK MAU
TIDAK MAU
TIDAK MAU
TIDAK BISA
TIDAK BISA
TIDAK BISA
TIDAK BISA
INGIN MAU BISA
INGIN MAU BISA
INGIN MAU BISA
INGIN MAU BISA
Label:
Hallo Me
Minggu, 21 Juli 2013
Say Hai, Hallo, again :))
Ahlan wasahlannnn ukhti akhi, umi abi, ayah bunda, jelekwan dan jelekwati semuanyahh? (--,)>
Apa kabar blog? sudah lama sekali ya kamu kutinggalkan, padahal novel yang kubeli dan (belum) kubaca semakin banyak saja. Apa mungkin aku sudah menduakanmu? Ahh.. kupikir tidak, bagaimana bisa aku menduakanmu dengan statusku yang lajang ini *terdengar suara clurit disabitkan* *darah mengucur deras* *dan ternyata cuma mimpi* *mimpi saja tahu aku melajang* wakakakaka.. oke hentikan!
Sebenernya aku berniat untuk kembali meresensi beberapa novel yang baru saja kubaca sih. Apalagi beberapa waktu lalu aku kembali membeli novel dengan judul hujan *mata berlinang berlian*. Tapi tapi tapi, apadaya, tingkat males sudah melebihi puncak monas, ada saja yang menghalangi buat mengetikkan email, menulis pasword aneh yang panjang itu, lalu meng-klik gambar pensil dan mulai menyelamimu :p
Makannya, semoga ini juga bisa ya jadi tips buat kalian semua yang baca dan mengalami hal yang sama (baca: serangan malas akut tanpa alasan). Aku berusaha untuk melakukan langkah pertama sampai akhir tadi, sampai pada kotak kosong yang harus aku tulisi. Nah, yang membedakan adalah apa yang aku tulis. Untuk menumbuhkan minat kita kembali, bisa dengan menyampah seperti ini. Ceritakan apa saja, apapun yang ingin kamu tulis, setidak penting apapun. Tulis terus menerus sampai kamu tidak merasa terbebani dengan keinginanmu untuk mem-posting tulisan di blog. Nah, setelah jadi tulisan gak penting mu, tunggu hasilnya besok pagi. Jika kamu masih merasa malas menulis, lebih baik kamu jadi tukang jagal sapi aja *rawrrr*
Nah, semoga tips tadi bisa cukup membantu ya. Kalau enggak membantu juga nggak papa, mungkin blog ini belum punya bakat jadi babu, wkwkwkwk :p
Supaya kelihatan agak berbobot, berbebet, dan berbibit, aku kepingin meninggalkan pembahasan simpel mengenai rasa bangga atas bangsa kita *wussssssshhhhhh*
Tadi sehabis sahur, demi menjaga berat badan agar tetap ideal, aku memutuskan untuk memilih TV daripada kasur *dan enggak memilih blog, sori banget ya blog, plis maafin aku*. Seharian tadi, berita di televisi isinya kebanyakan bersenandung tentang club liverpool yang akan berlaga lawan indonesia. Miris. Banyak orang Indonesia yang justru mendukung club manusia berhidung besar itu, dan dengan menggebu-gebu begitu hafal nama-nama pemain yang dilafalkannya saja sesusah mengeja huruf hijaiyah. Selain itu, mereka adu mulut tentang berapa skor yang pantas untuk liverpool mengalahkan indonesia, kebanyakan opinipun mengatakan dengan yakin diatas 5. Disatu sisi merasa malu aja punya masyarakat yang justru tidak membela tim bangsanya sendiri, di satu sisi lain, kasihan juga para anak-anak bangsa yang bersusah payah mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Mereka dinodai dengan orang-orang sebangsa sendiri yang mungkin justru tidak punya semangat juang segedhe itu. Hufffhh... Pffttt *sok anak ababil* :D
Segini dulu deh sampahannya, aku enggak suka nonton bola, jadi nggak bisa komen banyak. Tapi setidaknya aku sadar masih punya rasa nasionalisme buat bangsaku dengan kemirisanku tadi. Walaupun sekedar kemirisan, semoga bisa membantu banyak. Kalaupun tidak membantu, mungkin aku memang enggak punya bakat jadi babu *recall* :))
Salam hangat untuk keluarga berencana Indonesia,
Aku pamit dulu ya,
Selamat berpuasa, selamat buka puasa, selamat sahur lagi, selamat lebaran #rapelan :p
Label:
Hallo Me
Sabtu, 18 Mei 2013
Teruntuk : Hujan Rintik
Teruntuk : Hujan Rintik
Bilamanakah tangisan berubah menjadi kata?
Air mata dapat menyampaikan nyata?
Jangan biarkan otak terenovasi dengan dengki,
Jangan biarkan syaraf bicara mati,
Dan aku melupakan diri,
Untuk bahagia di atas bahagiamu.
Biar air bah bawakan jasadku,
yang terpuruk ingin bersuka denganmu.
Tunggu saja nanti.
Jika Tuhan memberkati.
Terkasihmu,
(iringan) ke-ikhlas-an
Senin, 13 Mei 2013
Wanita.
Perkenalkan,
Saya tidak ada dalam komik manapun.
Apapun, siapapun, bagaimanapun yang terekam menjadi sebuah film,
Nama saya tetap sama,
Nama saya,
w a n i t a.
Takdir Senin
Hai Senin.
Terimakasih sudah membangunkanku dengan harapan.
Mulai sekarang tidak ada yang boleh merusakmu lagi. Seterusnya, cukup abaikan.
Kamu percaya, kamu ada karena takdir?
Kamu selalu menjadi pengawal minggu,
dam pembunuh bahagia si empunya hari minggu,
bukankah itu takdir?
Haha, aku ingin tertawa.
Pagi ini semua terasa beda.
Lucu sekali,
yang tidak diharapkan datang duluan,
yang berharap sekali, justru tak kunjung datang.
Tuhan padahal aku yakin sekali tak mempermainkan.
Begitulah,
sekali lagi ini namanya takdir,
jika Tuhan belum berkenan,
ya belum hadir.
05:37
diatas kasur usai sahur
Rabu, 20 Maret 2013
ke Pesta Buku Jogja 2013
Gnite blogreaders, sehat kan? udah makan? udah eek? #eh #sindrompacaran :D
Malem ini cerita apa ya enaknya? (-_-)"
Oiya, beberapa hari lalu kan, didekat rumah ada Pesta Buku Jogja 2013 yang diadain sama IKAPI DIY.
Dengan semangat membara *nyalain obor* dan dompet di isi full *habis minta Bapak*, ahahaha, saya jalan kaki dengan niat sendiri kesana. Kenapa sendiri? pertama, jomblo. iya sip. gak usah dibahas panjang-panjang :D
Kedua, karena jarang banget ada temen yang betah berlama-lama di pameran buku.
For your information, aku kalo udah diantara belantara buku dimana-mana, bisa betah berjam-jam, huhuhu. Rasanya pengen banget punya perpustakaan sama toko buku sendiri *amin Ya Allah*.
Nah, waktu disana itu kan udah keliling gedung dua kali sebelum menentukan buku apa aja yang mau di embat. Waktu ngelewatin stand buku berantakan *gak tau nama stand-nya apa, pokoknya ciri-cirinya bukunya nggak tertata rapi*, aku tergoda buat nyoba masuk ke dalem. Padahal dulu nggak pernah mau masuk karena kesannya nggak rapi dan buku-bukunya kebanyakan buku tingkat tinggi, hihihi..
Masuk sebentar, aku keluar lagi karena buku-buku yang kulihat sekilas nggak ada yang menarik. Masuk kedua lagi, aku beranikan diri buat megang, dan buka-buka tumpukan.
Tarrrrrrrrrrraaaaaa, dan ajaibnya aku bisa menemukan satu novel tebal terbitan Grasindo yang kelihatannya bagus dan masih gres. Langsung aja, semangat berburu buku ku langsung meningkat drastis dan langsung obrak-abrik tumpukan dari ujung ke ujung. Lumayan, nemuin tiga novel gres terbitan terkenal dengan harga miring, bisa sampe setengah harga. Yuk bilang WOW berjamaah :p
Sekarang aku baru tahu, bener-bener paham, kenapa walaupun buku-bukunya yang dijual berantakan tapi teetep rame pengunjung, karena disanalah kita menemukan sensasi berburu buku yang sebenarnya *alai kumat*
Habis kejadian itu, aku bener-bener bakal semangat masuk ke stand sejenis itu lagi, kepuasan tersendiri ternyata dapat novel bagus harga miring, ckikikikiii...
Satu lagi tekad bulat yang aku ikrarkan, kalo punya anak, aku bakal ngajakin rutin anakku berburu buku kesukaannya, hiyaikkkkk! :D
Sore-sore menjelang maghrib baru aku pulang dengan hati riang dan wajah berbinar-binar karena banyak novel baru di rak buku, yuuuuhhuuuu...
![]() |
| Nih novel yang kuborong, jangan pada ngiler yaaa xp |
Selalu selalu dan selalu gemarkan membaca ya,
Sunjauh,
Label:
Hallo Me
Selasa, 05 Maret 2013
Blog Header-nya Toples Bintang
Ini edisi pamer yang kedua ya buat hari ini, wakakakakakaka...
Beberapa hari lalu saya jalan-jalan ke blog orang. Terus terdampar di blog partner saya sebagai agen Sirius. Hihihihihihi. Saya sudah pernah cerita sebelumnya kan tentang agen Sirius yang di anggota-i saya dan teman baik saya, Faricha Katuls xp
Nah, enggak tau ada angin apa, tiba-tiba malam itu saya tergerak untuk membuatkan header khusus untuk blog-nya dia. Gayanya udah kayak web designer jago, padahaaaaaaaaaalllll amatir kelas kakap. Ckkikikiii.. Intinya sih, disini project blog header ini bukan layak apa enggaknya, tapi cuma sekedar menyalurkan ekspresi saya yang suka otak-atik, edit-edit, ini itu semua yang lucu-lucu. Aplikasi yang saya pake pun masih sama, belum beranjak ke corel draw atau photoshop, tapi masih photoscape (-_-)"
Doakan saya ya blogreads biar semakin kuat niat saya buat belajar corel draw, kan kalo saya sudah jadi desainer handal, saya senang, kalian senang juga kannn? hahahaha (iya po? ;p)
This is it!
Header blog Stranger In Paradise tempatnya katuls. Really proud of her cause she very appreciate my 'iseng-iseng' job, dan langsung memasangnya jadi header. Huks, terharu banget aku cwinttttt :* -kecups jauh-
Finally, boleh looo yaa kalo ada yang tertarik mau saya buatin header buat blognya, ongkosnya cukup eksrim aja, menarik kan tawarannya :D
Semangat berkarya apapun ituh,
Label:
Hallo Me,
My Project
Chit Chat bout Old Friend
Selamat sore, sejuk! (^o^)/
Hari ini hujan seharian, asik banget rasanya, menghabiskan waktu dirumah buat setrika terus bantuin Simbok tercinta masak (baca : motongin kangkung ;p), dan akhirnya memutuskan buat membayar lunas utang-utang resensi novel yang menumpuk, hihihihi..
Anyway, kemarin habis pulang dari nganter temen beli jam tangan, saya surprised banget karena ada sekotak kado yang nangkring di ruang tamu. Bapak said "ada paket tuh.", dan saya langsung ngibrit ke kamar, membuka bungkusnya tanpa ampun.
Tarrraaaaaaa, i found a crocs shoes! Teman saya sejak SD mengirimkannya dari Bandung, pertama sebagai tanda persahabatan kami yang masih langgeng sampai sekarang, kedua, dia minta dianggap sebagai kado ulang tahun saya (padahal udah telat sebulan, hahahaha xD).
For your information, her name's Indi. Seriusan saya terharu sekali dengan kata-kata di kartu ucapan yang menyertai. Diawali dengan to : my dear longest friend dan selanjutnya dan selanjutnya. Saya gumamkan seribu 'Amin' dalam hati buat doa-doanya :)
Jadi agak merasa bersalah juga, udah lama banget saya bilang ke dia kalo saya bakal mengunjunginya ke Bandung, tapi apa daya, ijin dari orang tua nggak turun-turun kalo sendirian naik kereta kesana. Maklumlah ya, anak cewek paling cantik satu-satunya, ckikikiki :p
Yaps, i hope so, semoga persahabatan kami bisa sampai selamanya, meskipun saya ada dimana, dan dia ada dimana. Terakhir, just wanna say, sepatunya kegedhean buat kaki kanan, wkwkwkwkwk :D
nggak tau juga ni ya, kaki yang aneh. Sebelah kiri pas, sebelah kanan lobong, tapi bisa di ganjel pake kaos kaki kok, aman! hehehehe...
Segitu dulu deh, nulisnya. Niatnya emang cuma mau pamer sepatu baru kok, hahahaha *kidding*
Once again, thank you a lot Mbak Ndiiiii, aimiciyuuuuu soomacccchh (peluk eratttttt) :*
Salam Super Duper,
kecups,
Label:
Hallo Me
Jumat, 15 Februari 2013
Say Hay to My Old Life :)
HUJAN SECANGKIR DOT BLOGSPOT DOT COM!
hahahahahaahahahaha *ketawa puas tapi agak melow*
Akhirnya, akhirnya akhirnya akhirnya! Aku bener-bener agak grogi buat nyampah lagi disini, rasanya seperti sudah lama sekali, hihihihi..
Hotnews! Berita panas! hidayah Tuhan itu datang lewat istikharahku, dan akhirnya aku memutuskan untuk resign setelah hampir dua bulan aku mengeruk beribu pengalaman yang sangat penting untuk dikenang. Ini terlalu privasi lah ya untuk di umbar di media publik kayak gini. Intinya, apapun yang terjadi waktu aku memutuskan untuk bekerja dibawah tekanan orang lain, aku menemukan banyak hikmah yang bisa kubagi untuk anak cucu besok. Dan aku sangat sangat bersyukur untuk itu, pertama untuk kesempatan mencicip disana, kedua untuk segera mengajukan surat undur diri dari sana *deng deng deng* :p
Dari buku yang saya baca (ditambah pengalaman yang sudah saya dapat), permasalahan dalam dunia kerja ternyata memang bukan sekedar melakukan pekerjaan, mendapat upah, lalu udah. Itu hanya bagian kecil diantara bagian besar lainnya. Bekerja itu intinya nyaman (ini kata Bapak :') ). Sebesar apapun upah, kalau sudah nggak nyaman, lebih baik lepas. Itu ada benarnya. Kerja bukan sekedar uang. Kerja itu Kebahagiaan. Bahagia didapat dari kenyamanan. Nyaman didapat ketika kita melakukan segala hal yang memang passion kita, hal yang kita minati.
Jadi ketika banyak orang awam meyakini KERJA=UANG, itu KURANG TEPAT!
Yuk coba kubuatkan alurnya, KERJA = KEBAHAGIAAN = NYAMAN = PASSION. Jadi, disimpulkan KERJA=PASSION :)
Banyak orang yang belum bisa menemukan passionnya, termasuk aku. Aku bahkan belum paham benar apa yang sebenarnya kuminati. Tapi itu bukan jadi masalah, aku terus BERUSAHA mencari, dan mencoba, sampai aku menemukan (semoga segera, amin!).
Disini aku cuma berbagi pengalaman aja ya. Bekerjalah dengan bahagia, bekerjalah bukan untuk uang, tapi untuk kebahagiaanmu, nanti uang itu hal yang menyertai kerja nyamanmu. Lebih bagus lagi kalau kita bisa membuka lapangan pekerjaan untuk orang lain, hehehehe.. :)
Memang sih, rasanya awal-awal sempat agak jetlag karena dari yang super sibuk sampai nggak ada waktu buat mikir yang lain, sekarang tiba-tiba nganggur dan bisa bebas ngapa-ngapain. Itu sensasinya. Tapi aku sangat menikmati. Menikmati masa-masa kembalinya hidup yang dulu, yang memang lebih menyenangkan. Sambil memikirkan tujuan kedepannya, ini juga poin penting. PURPOSE. Tujuan hidup. Apa yang harus aku lakukan setelah ini. Buat Plan A, Plan B, sampai Z, ckikikikiki :p
InsyaAllah, Allah ada disetiap langkah orang yang yakin dan optimis. Saling mendoakan ya blogreads :*
Kalo ada yang masih butuh banyak referensi untuk mengambil pilihan soal pekerjaan,
coba baca buku ini, aku banyak terinspirasi dari sini, best seller! hihihi :p
Your Job Is Not Your Carieer, karangan Rene Suhardono
Selamat hari Jumat,
Siap-siap nyerbu diskonan ke toko buku,
Siap-siap nyerbu diskonan ke toko buku,
Label:
Hallo Me
Minggu, 30 Desember 2012
Halo dunia normal!
Pertama-tama, saya kepengen banget meminta maaf, terutama untuk diri sendiri, karena sudah kembali melanggar janji untuk setia mengisi dan menghias blog ini agar terus cantik dan menjadi terkenal.
Dengan sangat menyesal, saya tidak bisa menepatinya. Ini karena saya akhirnya sudah diterima kerja *muka datar sedatar-datarnya*
Okai, saya sudah kerja. Saya ulang ya. Tapi kenapa saya tidak begitu antusias apalagi jingkrak-jingkrak manjat pohon kelapa? Karena saya baru tahu dan baru benar-benar paham kalo bekerja itu sangat tidak enak. Apalagi bekerja untuk orang lain. Ini opini yang sangat subjektif lo ya, jangan ada yang pernah ngambil hati selain hati saya sendiri :p
Rasanya kerja tuh, kayak masuk ke mulut buaya, diombang ambing diatas kapal nabi Nuh dan akhirnya dibuang bareng dinosaurus karena kapalnya bocor dan jumlah penumpang harus dikurangi. Intinya, bekerja untuk orang lain itu jelas-jelas memangkas kebebasan. Kebebasan apapun, waktu, tenaga, pemikiran, berpendapat, berprinsip. Hufh. Bukannya itu berat? Tapi, kenapa (lagi) saya juga tak kunjung resign, karena Indonesia saja meraih kemerdekaannya setelah dijajah beratus-ratus tahun, sedangkan saya baru dijajah sebulan sudah menyerah? Bagi saya itu bukan prinsip jagoan.
Karena saya jagoan, maka saya akan meraih kemerdekaan saya sampai Tuhan yang mengijinkan dan mendorong saya untuk mengetik surat pengunduran diri, hahahahahaha.
Minta doanya ke semua readers ah *salaman sungkeman cium pipi* :D
Kok jadi curcol ya? Yah, gakpapa lah ya, hujan-hujan gini emang paling enak itu curhat hangat. *makin nggak nyambung*
Cuma sekarang saya benar-benar membuka mata, kenapa 9 dari 10 pintu rejeki itu ada pada bisnis, saya benar-benar paham bahwa Tuhan sangat mengerti saya. Saya harus jadi bos untuk diri sendiri, bukan berada dibawah power orang lain :)
Dah dulu ah, udah hampir jam 10, itu sekarang jadi jam wajib saya untuk tidur. Apppaahhh? >.<
nggak perlu kaget, saya sendiri juga kesel karena saya sebenernya begitu merindukan setengah mati gimana rasanya begadang sampai pagi, rindu baca novel dengan leluasa (saya selalu sembunyi-sembunyi kalo di kantor), rindu bermain-main sama teman-teman, rindu bermain game, rindu nyapu rumah, ahhh... memang ya, seseorang akan merasa kehilangan ketika haknya sudah dibatasi. I need my old life! I miss my old self! rawrrr :(
See you soon,
Doakan saya selalu, smoga Tuhan selalu menyehatkan otak saya, agar tidak gila,
Cheers,
Label:
Hallo Me
Rabu, 28 November 2012
FPSB UII Adakan Pembekalan bagi Alumni
| Written by Widodo Hesti Purwantoro | ||
| Monday, 26 November 2012 11:17 | ||
Fakultas
Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya Universitas Islam Indonesia kembali
mengadakan pembekalan calon alumni FPSB UII, Jumat, 23 November 2012 di
R. Auditorium. Pembekalan disampaikan langsung oleh Dekan FPSB UII, Sus
Budiharto, S.Psi., M.Si., Psikolog yang baru saja pulang usai menunaikan
ibadah haji. Dalam pesannya, Pak Sus berharap agar para alumni
senantiasa menjaga ketaatannya pada Allah SWT, pada Rasul, dan pada
orangtua. Selain itu, pak Sus juga meminta para alumni untuk taat pada
utusan Allah SWT yang ditemui para alumni setelah lulus, baik berupa
nasehat yang disampaikan oleh seseorang yang sudah dikenal sebelumnya
ataupun nasehat dari orang-orang yang tidak dikenal. Karena boleh jadi
mereka adalah malaikat yang diutus oleh Allah untuk menyampaikan sesuatu
yang hadir dalam wujud manusia.
Dalam kesempatan tersebut, Dekan FPSB UII juga memberikan penghargaan berupa sertifikat kepada para lulusan terbaik.
|
Minggu, 25 November 2012
Bunga Kol Panggang :9
Assalamualaikummmm blogreaderssss *teriak-teriak pake pom-pom* :p
Ihh, belum-belum udah ketemu weekend lagi, terus besok udah Senin lagi. hufh... Udah lama banget ya nggak cuap-cuap di blog, sekedar basa-basi atau buang sampah, hihihhi.. *pasti pada kangen kan?*
Rasa-rasanya, hari Minggu ini aku kepengen banget berlalu dengan lambat. Tapi sayangnya doaku belum didengar. Sekarang udah masuk sore, dan besok sudah berganti hari. Kenapa sih? Soalnyaaaaaa... besok aku mesti datang ke panggilan wawancara direksi. Yup! Aku *finally* udah coba-coba cari kerja, dan masuk sampai tahap terakhir. Terharu. Padahal sebenarnya aku nggak terlalu paham sama bidangku, selama kuliah aku ambil klinis, dan sekarang aku mendaftar di bagian industri. But, i just wishing the best result, Bismillah. Kalau memang kali ini jadi rejeki, semoga didekatkan. *Amin*
Ini nih salah satu kejelekan yang aku punya. Aku itu, nggak kuat sama yang namanya cemas. Contohnya kalau mau wawancara gini, deg-degannya udah sejak sehari sebelumnya. Dan itu lama-lama rasanya jadi sakit banget *agak alay sih ya :p*. Nah, disini ini yang kadang bikin aku nyerah sebelum mencoba, huhuhu... Aku lebih gampang kalah sama rasa gugupku daripada menghadapinya. Tapiiiii, aku selalu dalam proses membunuh kecemasanku kok. hihihihi... Kalo mau tau caranya, aku sendiri juga nggak terlalu ahli.
Intinya, kita cukup mensugesti diri sendiri. Tanamkan pikiran-pikiran positif dan bayangkan hal-hal baik yang akan menimpa. Optimis. Tapi jangan berlebihan. Tetap bersiap untuk kemungkinan terburuk, tapi yakinlah itu menjadi hasil terbaik yang sudah ditetapkan Tuhan. Gimana? *aduuuhhh, bijak banget eke hari ini, hahaha*
Eh, hari ini menu makan siangku unik lohhhh *pamer*, xixixixi ;p
Kebetulan, kompor yang buat masak nggak bisa nyala (karena minyak tanahnya habis, ibuku belum berani masak pake kompor gas (-_____-")). Nah, kompornya berhenti nyala waktu ibuku belum selesai acara goreng-menggorengnya. Alhasil, gorengan yang belum matang, dipindah di oven, terus dipanggang deh.
Jadi, hari ini menu makannya adalah tempe panggang dan bunga kol panggang! Apapun. kalo masakan ibuk mahhhh, uda jagoan, nendangg yummmy!!! hihihii.. nyam!
Oke, doakan saya ya blogreads, semoga hasil wawancara besok memuaskan, dan tidak mendapat pertanyaan yang aku belum tau jawabannya, Amin10000x.
Terakhir, jangan lupa sering-sering mampir yaa berkunjung ke #hujansecangkir :))
Tampilannya agak dipersempit sedikit, biar lebih enakan bacanya. Hihihihi... maklum masih amatir, jadi masih sering coba edit-edit biar lebih enak tampilannya.
Salam berharap hujan dan kesuksesan,Cao! (^o^)9
Label:
Cerita Punya Makna,
Hallo Me
Senin, 12 November 2012
Aku Bukan Ganjil
Jangan pernah mau menjadi ganjil,
Karena bisa jadi kita yang menjadi 1(satu) satunya,
dan ter-marjinal-kan paksa.
Label:
Hallo Me,
Nice Pictures,
Quotes
Senin, 22 Oktober 2012
Galau usia 20-an
Malam-malam, agak mendung, tapi nggak kunjung hujan.
Dua mata tetap nggak ingin terpejam, satu, atau keduanya.
Lagi-lagi, ah lagi dan lagi.
Kerancuan ini meracuni lagi.
Aku jelas-jelas tau ini tak pantas untuk di tari-tarikan dalam pikiran.
Sama saja seperti aku menghujat Tuhan beserta jajaran takdirnya.
Bisa tidak,
kali ini tidak lari-lari?
cukup sabarkan diri,
dan terus berusaha memantaskan diri,
Apa itu kurang cukup menyibukkan hari-hari?
Sudahlah,
Sudah sama-sama tahu dan diketahui seluruh umat,
Jodoh memang ditangan Tuhan, kan?
Jodoh itu umpama sebuah perjalanan.
Ada orang cepat sampai ke destinasinya, ada orang lambat.
Sepanjang perjalanan itu pula, ada orang dapat sampai dengan mudah, ada orang terjerat dalam kesesakan lalu lintas, kenderaan rosak dan seumpamanya.
Perlu tabah dan sabar menghadapi ujian.
Dalam semua perjalanan itu, tidak semua orang akan sampai dengan selamat.
Ada yang meninggal dunia sebelum sampai ke destinasinya. Inilah hakikat jodoh…
Tidak semua yang akan dapat memilikinya ketika hidup di dunia.
Tidak semua yang akan dapat memilikinya ketika hidup di dunia.
Namun usahlah berduka. Peluang masih ada di Syurga.
Di sana tiada siapa yang berkeseorangan. Semuanya memiliki pasangan.
Oleh itu, jika mahu mencari jodoh, carilah jalan untuk ke Syurga.
Jika tidak temui jodoh itu di dunia, InsyaAllah akan berjumpa nanti di Syurga.
(cahayaislam.net)
Yuk,
tarik selimut dan tidur,
Jumat, 28 September 2012
Refresh my blog ;)
Heelllloooouuuu jemuah alias Jumat, olwes semangat!
Piuh, setelah mengalami bulan-bulan melelahkan (baca : ngurusin revisi tugas akhir), akhirnya jadi juga mengotak-atik, memperbarui, dan mempercantik tampilan blog tercintaaah ini!
Alhasil, setelah tanya sana sini gimana caranya bikin header yang wow, dan saran yang masuk selalu = gunakan photoshop atau coreldraw (yang jelas-jelas aku gak mahir, gak mampu sama sekali), akhirnya otak bekerja dengan (tumben) sangat kreatif, hahaha...
Percaya nggak percaya, header yang unyu-unyu ini dihasilkan dari seorang amatir dengan photoscape, glek!
Lumayanlah, udah kayak editan foto-foto ala cover majalah kan? xD
Okay, rasa-rasanya meskipun nggak penting, pengen juga ngejelasin riwayatnya kenapa kepengen banget refresh my by blog.
*jengjeng*
Pertama, bosan, itu sudah tentu! kepengen aja gitu punya identitas blog yang jelas, yang nge-publish hal-hal yang insyaAllah manfaat, meskipun kadang juga nyolong curhat :p
Kedua, kebetulan terinspirasi sama blog-blog hijabers yang sekarang lagi menjamur (ceritanya ikut-ikutan trend geto, biar gaul! hihihihi...)
Ketiga, mau melepaskan old blog image yang terkesan menye-menye dan melow abis. Kayaknya it's time to move on now, jadi pribadi yang lebih mandiri, punya sikap, ceria dan bersemangat nggak ada salahnya *ciyatttt*
Keempat, efek karena jadi pengangguran dadakan. Sambil tunggu wisuda yang masih beberapa bulan kedepan, daripada asyik berkhayal yang aneh-aneh, mending otak-atik sesuatu biar tetep waras, wkwkwk...
Ceritanya lagi nih, sebenernya aku udah nyiapin dua header yang mirip, cuma beda di bagian salah satu gambar aja. Iseng-iseng aku survey ke beberapa teman, dan alhasil mereka pilih gambar yang sekarang aku tampangin itu, padahal kalau boleh jujur, aku justru lebih suka sama gambar yang sedikit peminatnya, hahaha... aku jadi sedikit meragukan seleraku. Tapi nggak papa, mungkin nanti aku bisa ganti-ganti sesuka hati aja.
![]() | ||
| ini calon header yang sedikit peminat tapi aku suka ^^b |
![]() |
| header in my old blog, say goodbye then! |
Intinya, blog dengan tampilan baru yang mempesona ini, sangat 'aku' banget :))
Semua hal favorit yang aku suka tumpah ruah didalamnya, pesta pora hura-hura, hahaha...
Hujan, Teh, Bunga matahari, Biru, Musik, Nyanyi, Gitar, Akustik, all of them i really-really-really LOVE!
So, udah siap kan kamu menyelami blog baru ini? nikmati teduh dan seduh-mu bersamaan, bersamaku :)
enjoy!
kecup-peluk hangat,
hidup perubahan,
Label:
Hallo Me
Langganan:
Postingan (Atom)




















