Beranda

Tampilkan postingan dengan label Farida Susanty. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Farida Susanty. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 November 2012

Resensi : Karena Kita Tidak Kenal

Judul : Karena Kita Tidak Kenal
Pengarang : Farida Susanty
Penerbit : Grasindo
Cetakan : ke-1, 2010
Tebal : 199 halaman

"Ambil jalan yang 'salah'. Belok di tempat yang biasanya kamu tidak pernah belok. Tidak ada satu garis membosankan yang harus kamu ikuti sepanjang hidup. Tidak ada tempat khusus yang harus kamu datangi dengan cara yang ditentukan. Beloklah. Telusurilah jalan-jalan aneh itu. Jadilah orang asing lagi!" (Tuan Badut)

Buku kedua Farida Susanty ini, berupa kumpulan cerpen-cerpen yang diolahnya selama tiga tahun sejak buku pertamanya terbit dan jadi best-seller. Buku ini berisi 15 cerita pendek dan satu cerita pendek bonus. Okay, beberapa cerpen disini saya suka, karena ceritanya begitu liar tapi memang terjadi di dunia nyata tanpa sering kita sadari, atau boleh dikatakan tidak terlalu kita pedulikan.

#1. Bagaimana Cara Menarik Orang Asing
Tentang seorang remaja krisis identitas yang tertarik pada sebuah website social network, dan terobsesi untuk membuat orang asing yang melihat profil online-nya tertarik padanya. Yang awalnya hanya kontes "paling banyak friend request" dengan temannya, menjadi obsesi jangka panjang yang adiktif.

#2. Joker
Ranti hanyalah seorang cewek normal yang ingin diterima dan punya geng, walau dia sebenarnya tidak benar-benar merasa cocok dengan gengnya itu. Sampai suatu hari, datang seorang anak baru, Indri, yang tidak seperti orang-orang yang pernah dia temui sebelumnya. Indri yang sudah biasa pindah dari satu tempat ke tempat lain, dan menjadi orang asing. Indri, yang bilang "jadi murid baru udah jadi profesi aku." Ranti begitu nyaman dengan Indri, tapi semuanya tidak seperti yang terlihat. Mungkin ada sesuatu yang aneh dengan teman barunya ini.

#3. Siapa
Seorang anak SMA sejak kecil telah didoktrin oleh orang tuanya untuk menjadi dokter. Itulah yang ia ingat tentang dirinya : Rini si dokter. Namun, ia hanya bisa ternganga ketika SPMBnya gagal dan ia tida bisa jadi dokter. Kegagalan itu membuatnya kembali mempertanyakan jati diri yang sebelumnya tidak pernah ia pikirkan, membuatnya merasa asing dengan dirinya.
Ini salah satu cerita yang saya suka, karena sisi psikologisnya kena banget, dan sering kita jumpai kasus serupa di kehidupan kita.
"Apa itu rasanya menemukan diri?"
"Aku cuma nggak bisa bayangin, 20 tahun lagi aku bangun dan ngaca, dan mikir, 'itu siapa?'. Mikir bahwa aku nggak kenal diri sendiri dan nggak ngelakuin hal yang seharusnya aku lakuin. Memang, kita bisa hidup tanpa ngerti keinginan diri seperti itu. Itu gampang. Tapi jadinya nggak ada yang kita perjuangin, nggak ada gairah. Kita nggak ngerasa rugi waktu nyawa kita dicabut. Karena semuanya... meaningless. Kamu bisa bayangin hidup kayak gitu?"

Rain Cloud